Desain rumah di tanah tebing lebih dikenal dengan sebutan rumah di tanah miring atau tanah menurun. Untuk membangun rumah di tanah tebing memang terbilang tidak mudah alias sulit karena permukaannya yang miring. Hal ini tentunya berbeda ketika ingin membangun rumah di tanah permukaan datar.

Salah satu solusi untuk membangun rumah di tanah tebing yaitu dengan membuat desain rumah tanah berundak. Dengan kata lain, jika kamu ingin rumahmu kokoh dan kuat maka kamu harus memerhatikan desain pondasi melalui perhitungan yang tepat.

Apa rumahmu berada di tanah tebing? Berikut ini inspirasi desain rumah di tanah tebing terbaik yang dapat kamu coba.

Inspirasi Desain Rumah di Tanah Tebing yang Menarik untuk Dicoba

Terdapat 3 konsep desain yang dapat anda terapkan pada rumah di tanah tebing yaitu mulai dari konsep panggung, split level dan konsep bertingkat ke belakang. Nah untuk lebih lengkapnya anda bisa simak ulasannya berikut.

Rumah Minimalis dengan Konsep Panggung

gambar desain rumah di tanah tebing panggung
sumber: https://www.masterumah.id/

Lagi-lagi rumah minimalis menjadi incaran banyak keluarga. Pasalnya, dengan rumah minimalis ini tidak membutuhkan banyak barang untuk perlengkapan rumah.

Tidak hanya minimalis, banyak pula dari mereka yang mendesain rumahnya dengan bentuk panggung. Rumah panggung sangat bermanfaat untuk menopang rumah di mana penopang tersebut didesain pada tanah yang paling rendah.

Meskipun pembangunan rumah di tanah tebing tidak mudah, kamu dapat memaksimalkannya dengan penggunaan pondasi rumah yang kuat dan mampu berdiri dengan kokoh. Bahan pondasi juga tidak harus menggunakan beton, kamu juga dapat menggunakan konstruksi kayu yang kuat.

Baca Juga  5 Desain Rumah Kayu Paling Estetik dan Unik

Baca juga: Desain Rumah Eropa yang Minimalis

Rumah di Tanah Tebing dengan Konsep Split Level

gambar desain rumah di tanah tebing split level
sumber: https://www.masterumah.id/

Split level merupakan konsep rumah yang mempunyai cukup banyak perbedaan terkait ketinggian dengan jumlah lantainya yang cukup banyak juga. Dengan kata lain, ketinggian lantai rumah dengan konsep split level ini hanya setengan antara lantai dan langit-langit yang disambung oleh tangga pendek.

Sehingga rumah akan nampak mempunyai dua lantai, padahal sebetulnya rumah tersebut masih berada di lantai yang sama. Nah, konsep rumah split level ini juga sangat cocok untuk kamu terapkan dalam membangun rumah di tanah tebing.

Tidak hanya mengatasi lahan yang miring, konsep ini juga akan membantu kamu dalam menentukan pembagian setiap ruangannya. Ingin mencoba desain yang satu ini?

Rumah dengan Konsep Bertingkat ke Belakang

gambar desain rumah di tanah tebing bertingkat ke atas
sumber: https://www.masterumah.id/

Selain konsep panggung dan split level, ada pula konsep desain rumah di tanah tebing lainnya yakni konsep bertingkat. Seperti pada gambar di atas, rumah tersebut menerapkan konsep bertingkat ke belakang.

Pada halaman pertama dengan posisi di tanah paling bawah difungsikan sebagai tempat bersantai, teras dan hingga kolam renang. Sementara pada halaman atasnya, dikhususkan untuk tempat beristirahat.

Bagikan:

Dindin

Seorang grafis desainer yang masih suka menulis!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *